SASTRA

Noktah Sunyi Mandalawangi

Satu setel jubah hitam ku kenakan pagi ini Tanda hari sedang berkabung Pekikkan burung gereja enggan lagi bersua “Tak ada lagi yang aku sapa” katanya     Ku hantarkan satu…

Read More

Gagal Menipu!

Ya Allah! Sekarang tak ubahnya abad machiavellian bermunajat ke sorot lampu berharap panggung di tiap persimpangan Diberi tepuk tangan bukan sirene mobil   Sesampai di tujuan baru bangun mimpi siang…

Read More

Ilusi

Orang haus kekuasaan candu membusungkan dada mengira diusung sejagat padahal ditopang kotak kosong jemari kontestan mereka buntungkan.     Penulis: Habibah Auni Mahasiswa Teknik Fisika UGM. Menjabat sebagai Redaktur di…

Read More

Setelah Berkenalan dengan Lelaki, Ia Selalu Menggelengkan Kepala

Ia selalu menggelengkan kepala usai berkenalan dengan seorang lelaki, dengan segala umur. Tidak ada satu pun yang tahu mengapa ia menggelengkan kepala. Bila ada yang bertanya soal penyebabnya, ia selalu…

Read More

Sajak-sajak untuk Perempuan yang Kupanggil Ibu dan Lelaki yang Kusebut Ayah

Sajak-sajak untuk Perempuan yang Kupanggil Ibu dan Lelaki yang Kusebut Ayah   [x] Jika Anggukan dan Senyuman Adalah Pualam Ketulusan-mu   Jika Pelukan dan Kecupan Adalah Rinai Kasih Sayang-mu  …

Read More

Aku Ingin Jadi Bodoh

Aku menyilangkan tangan, mengkal. Tua bangka berpangkat guru di hadapanku ini sama saja dengan menjilat ludah sendiri. Sudah jelas dia bilang bahwa semua orang bebas bermimpi, lah ini mimpiku malah dia…

Read More

Kertas yang Menangis

Gemuruh suara disertai riuh sorak-sorai atas kejayaan seorang pemimpin. Semua orang menyambut kemenangan dan kejayaannya. Bahkan gedung pun bergenderang menabuhkan diri merayakan kehebatannya, pohon meliuk, menarikan batang dan daunnya dengan…

Read More

Kutu Buku yang Menjemput Ajal

Sebuah peluru gas air mata keluar dari wadahnya. Membutakan sejenak mata seorang kutu buku yang berdiri di tengah ribuan anak Adam. Ia terjatuh karena terdorong. Badannya terinjak-injak oleh kaki-kaki yang…

Read More

Rogyapas Yang Mencacah Jenazah

Setelah kedatangan satu wisatawan yang belakangan diketahui dari Asia itu, tugas Rogyapas dan kapak tembaganya kini telah mendapat mangsa. Tiap hari Rogyapas selalu mengasah kapak bermata runcingnya itu sebagai bentuk…

Read More

Pengobral Dosa

Sabda Angin Bicara saja hingga berbusa Sebab tak berbayar tak makan lahan Bercakap sepi tinggalkan lara Menguras air bertumpah raga Melahirkan sebuah drama Angin tertawa keras Merobohkan menara Tertunduk lemas…

Read More