Pilardemokrasi.com. Jam baru saja menunjukkan pukul 06:45 Waktu Indonesia Barat (WIB), namun antrian kendaraan bermotor tampak begitu padat menuju lapangan parkir. Keadaan ini terjadi di parkiran Fakultas Teknik Industri (FTI) UII. Bagaimana tidak? Lapangan parkir FTI tersebut dikenakan langsung oleh tiga fakultas, yaitu Fakultas Teknik Industri (FTI), Fakultas Teknik Sipil (FTSP) dan Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI). Belum lagi ditambah melonjaknya jumlah mahasiswa baru membuat lahan parkir yang tersedia tak lagi mencukupi.

Sebelumnya, mahasiswa FIAI memarkirkan kendaraan motor mereka di lapangan yang berada di sebelah Timur Gedung FIAI. Namun pada bulan Juli lalu, lapangan tersebut tiba-tiba ditutup dan parkiran dialihkan ke bagian Timur GOR UII. Sayangnya pada tanggal 16 September 2019, lagi-lagi parkiran tersebut dialihkan menuju parkiran FTI hingga menimbulkan kemacetan.

Berangkat dari permasalahan tersebut, LEM FIAI meminta kejelasan kepada Dekanat dan pihak-pihak terkait di FIAI. Saat diwawancarai, Ketua LEM FIAI mengaku bahwa Dekanat FIAI memperbolekan parkir di lahan bawah Gedung Wahid Hasyim hanya sampai berakhirnya UAS walaupun pihak Rektorat UII tidak menyetujuinya. Pihak Dekanat FIAI sendiri telah memberikan solusi bahwa pada bulan Agustus akan rampung lahan parkir di Utara GOR UII untuk mahasiswa FIAI. Namun, pada bulan September ini masih belum terlihat pembangunan lahan parkir.

Menanggapi pernyataan di atas, Tamyiz Mukarram selaku Dekan FIAI menyatakan bahwa lahan parkir FIAI yang dulunya di bawah gedung Wahid Hasyim merupakan wilayah FTI dan memang seharusnya bukan menjadi lahan parkir, sehingga pihak FTI menghimbau Dekanat FIAI agar mahasiswa FIAI tidak lagi memarkirkan kendaraannya di sana, karena dapat mengganggu pemindahan alat-alat laboraturium yang ada di bawah gedung Wahid Hasyim.

“Karena itu kan punya FTI, jadi lahannya dan di sebelahnya itu untuk kegiatan FTI. Kemudian jadi itu lahannya lahan untuk FTI dan bukan untuk kita, dulu emang untuk kita tapi nyatanya itu untuk FTI. Jadi ya apa ya istilahnya, di situ kan ada laboratorium, untuk keluar masuk barang, mahasiswa dan lain sebagainya untuk keluar masuk alat-alat itu,” Ujar Tamyiz Mukarram saat dimintai keterangan terkait parkiran FIAI pada Senin, (23/9).

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Dekan FIAI telah memberikan solusi yakni akan adanya pembangunan lahan parkir di Utara GOR UII. Area parkir tersebut akan dijaga oleh beberapa petugas satpam dengan tidak menggunakan tiket parkir karena ditakutkan akan memakan waktu yang lama bila memasang alat untuk tiket parkir.

 

Penulis                              : Annisa Nugrahening Pinasti

Editor                               : Mu’arifatur Rahmah

Reportase Bersama       : Jimi Hidayat, Ahmad Syamsudin

Foto Oleh                         : Jimi Hidayat

 

 

administrator

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *