Tak terbalas…

Tak berbalas…

Apalah arti dunia ini jika hayal masih terbatas.

Bebaskan…!!! Hanya itu kata yang pantas.

Meski mengerti, halau tak pernah lepas.

Harga diripun kini dirampas.

Ku tak mundur hingga di ujung nafas.

Tak terbayang…

Tak terkenang…

Lihatlah diri ini, melawan walau takkan menang.

Lihatlah hari ini, tlah dimakan juang,

Haus raga ditimpa malang,

Perang…, masihkah engkau akan datang?

Tak mengerti…

Tak ada arti…

Pernah ku berfikir, andai semua abadi.

Pernah ku berfikir, andai jiwa takkan mati.

Apakah Tuhan tak adil?, ingin berkuasa sendiri?

‘’TIDAK… KAU TAK MENGERTI’’

Apalah daya, kini yang terjadi.

KHAYAL

 

Penulis                  : Ahmad Musawwir/Kader LPM Pilar Demokrasi

Sumber Gambar : hipwee.com

administrator

1 Comment

  • Muh. Malikul Mulki , June 11, 2020 @ 11:12 am

    Kerenn puisinya.. Jiwa nasionalis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *